Pages

Thursday, 8 December 2011

Teh Oolong


Teh Oolong mirip dengan teh hitam, namun difermentasikan dalam waktu yang lebih singkat, sehingga memberikan rasa yang lebih kaya. 
Manfaat Teh Oolong mampu membantu proses penurunan berat badan atau DIET.
"Teh Oolong mengaktifkan enzim yang berfungsi menghancurkan trigliserida, bentuk lemak diet yang tersimpan di dalam sel-sel lemak."

Teh Hijau


Teh Hijau merupakan minuman populer di daratan Tiongkok, Taiwan, HongKong, Jepang, Timur Tengah, Asia Tenggara dan semakin dikenal juga di negara Barat yang dulunya merupakan peminum teh hitam.
Teh yang cukup populer ini memiliki banyak sekali manfaat. Kandungan teh hijau seperti, asam amino, alkaloid murni, zat aromatic dan vitamin membuat manfaat teh hijau ini sangat besar bagi manusia.

Wednesday, 7 December 2011

Manfaat Teh


Sejak dulu teh memang terkenal memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Dengan minum teh dapat membuat tubuh lebih relaks dalam menjalani aktivitas.
Orang juga sering menghubung-hubungkan teh dengan keseimbangan yin yang. Teh Hijau cenderung yin, teh Hitam cenderung yang, sedangkan teh Oolong dianggap seimbang. Teh pu-erh yang berwarna coklat dianggap mengandung energi yang dan sering dicampur bunga seruni yang memiliki energi yin agar seimbang.

Ada berbagai manfaat teh terhadap kesehatan, diantaranya:
    * Menurunkan resiko penyakit kanker
      Berbagai studi menunjukkkan konsumsi teh berperan dalam menurunkan resiko penyakit kanker. Senyawa polifenol dalam teh mampu memberikan perlindungan terhadap zat karsinogenik. ECCG (epigallocatechin gallate) yang terdapat dalam teh hijau merupakan senyawa aktif yang berperan dalam mencegah terjadinya kanker.
      Studi epidemiologis di Jepang menunjukkan penduduk yang mendiami daerah produsen utama teh hijau sangat sedikit tingkat kematiannya akibat kanker. Studi di Iowa, Amerika Serikat terhadap 35 ribu wanita pasca-menopause, melaporkan bahwa teh memiliki khasiat melawan kanker. Hasil studi tersebut menyimpulkan bahwa mereka yang mengkonsumsi minimal dua cangkir teh setiap harinya akan mengurangi resiko terhadap penyakit kanker kandung kemih (40%) dan kanker saluran pencernaan (68%) bila dibandingkan mereka yang tidak mengkonsumsi teh.

Photobucket